Alat bantu dan syarat pengukuran :
- Penanda (Bisa batu, patok dsb)
- Penaksiran harus dilakukan pada siang hari sehingga bayangan dapat terlihat jelas
- Mengetahui tinggi badan kita
- Bisa melakukan perhitungan matematis dasar
- Jangan lupa rumus pengukurannya
- Alat tulis
- Titik AB adalah tinggi objek yang akan diukur
- Titik ab adalah tinggi badan pengukur
- Titik AB' adalah tinggi bayangan objek ukur
- Titik Aa adalah jarak objek ukur dengan pengukur
- Titik ab' adalah bayangan pengukur
- Beri tanda pada ujung bayangan objek ukur (pada titik B')
- Kita (pengukur) berdiri tegak dipinggir object ukur, kemudian bergeser kesamping sebanyak 2 langkah normal atau sejauh 1 rentangan tangan atau ±1.5 meter (saat kita berdiri kita harus menginjak pangkal bayangan objek ukur dan bayangan objek berada tepat disamping pengukur)
- Kemudian maju sebanyak 2 langkah normal sehingga bayangan kita tidak tertindih bayangan object ukur
- Lihat ujung bayangan kita, kemudian beri tanda pada ujungnya dan jangan lupa beri tanda pada tempat kita berdiri
- Selanjutnya kita ukur tinggi bayangan objek (AB') terserah caranya mau seperti apa, kalau saya dengan menghitung langkah normal yang ukurannya (±40 cm/langkah) tulis hasilnya
- Kemudian ukur jarak kita berdiri ke ujung bayangan kita/pengukur (ab') catat hasilnya
- Setelah itu masukan hasil pengukuran ke rumus berikut AB= (AB'/(ab'+1.5 m))*ab atau AB= (AB'/(ab'+Aa))*ab
- 1.5 m dapat berubah-ubah maka jarak Aa bisa di ukur kembali
0 comments:
Post a Comment